Disudut Hati Seorang Pendosa, Dia Tetap Menyimpan Hasrat Untuk ke Syurga. Maka Berhentilah Menghina!

Kemaksiatan memang harus kita benci dan hindari, tetapi yang berbuat maksiat harus tetap kita dekati dengan niat mengajaknya kembali ke jalan yang Allah ridhoi.

Oleh karenanya, jangan membenci siapapun yang kini masih dalam kemaksiatan, jangan menjudge, jangan pula menghinanya dengan kata-kata yang tidak pantas, sungguh disudut hati seorang pendosa, dia tetap menyimpan hasrat untuk ke syurga.

Jangan Terlalu Mencibir Dia yang Masih Bermaksiat, Sebab Kitapun Tak Tahu Kapan Allah Akan Membolakkan Hatinya Agar Bertaubat

Sekali lagi, jangan terlalu mencibir dia yang sekarang masih bermaksiat, tidak usah menerakakannya hanya karena kita tahu bahwa dia tengah bermaksiat, sebab kitapun tidak tahu kapan Allah akan membolakkan hatinya agar bertaubat.

Yang Dilakukannya Biarkan Saja Menjadi Urusan Allah, Kita Tidak Perlu Ikut Andil Dalam Menghakiminya

Tentang dosa yang dilakukannya biarkan saja menjadi urusan Allah, kita tidak perlu ikut andil dalam menghakiminya, apalagi sampai memandang najis ketika dekat-dekat dengannya.

Sungguh, ketika orang lain melakukan sesuatu yang Allah benci, tugas kitalah yang harus membuatnya sadar akan apa yang dikakukannya saat ini.

Daripada Sibuk Men-Judge yang Dilakukannya, Lebih Baik Kita Doakan Saja Dia Agar Segera Mendapat Hidayah

Tetapi jika kita memang tidak bisa mengajaknya kembali pada jalan yang benar, maka doakan saja dia dengan banyak kebaikan.

Iya, daripada kita sibuk menjudge apa-apa yang dilakukannya, maka lebih baik kita doakan saja dia agar segera mendapat hidayah.

Sungguh Doa Baik Kita Lebih Menjamin Kebaikan Untuknya, Daripada Cibiran yang Hanya Akan Menimbulkan Kebencian

Karena sungguh doa baik kitalah yang aka menjamin sebuah kebaikan untuknya, daripada sebuah cibiran yang hanya akan menimbulkan kebencian.

Kebencian? iya, sebuah kebencian pasti akan hadir dicelah hati siapapun yang dicibir, dihina, atau bahkan direndahkan, sekalipun dia orang yang bersalah sekalipun.

Jika Memang Kita Tidak Ada Daya Untuk Mengajaknya Kembali Ke Jalan yang Benar, Maka Luangkanlahlah Waktu Berdoa yang Baik Untuknya